Sebagaimanatertuang di dalam firman-Nya: " (Yaitu) ketika mereka datang kepada kalian dari atas dan dari bawah kalian, dan ketika tidak tetap lagi penglihatan (kalian) dan hati kalian naik menyesak sampai ke tenggorokan dan kalian menyangka terhadap Allah dengan bermacam-macam prasangka.
“…Kapankah datangnya pertolongan Allah? Ketahuilah olehmu, sesungguhnya pertolongan Allah itu dekat.” Al-Baqarah 214Ayat ke-214 dari Surah Al-Baqarah ini turun pada waktu perang Khandaq, dimana umat Islam ditimpa kesulitan, keletihan, kelaparan dan bermacam-macam penderitaan. Sedangkan kaum musyrikin memperlihatkan permusuhannya dengan gencar, sehingga para sahabat ada yang mengeluh. Rasul pun bertanya Kapankah datang pertolongan Allah? Allah menjawab “Ketahuilah olehmu, bahwa pertolongan Allah itu dekat.”Ayat ini merupakan jawaban sekaligus janji Allah atas pertanyaan hamba-Nya tentang kapan datangnya pertolongan Allah. Kita semua tentu yakin bahwa Allah tidak akan ingkar janji. “…Sesungguhnya Allah tidak mengingkari janji.” Ali Imran 9Ketika berbagai persoalan hidup datang silih berganti mendera seseorang. Ketika kesulitan demi kesulitan tak henti-hentinya mengiringi langkah kakinya. Ketika segala usaha untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik seolah menemui jalan buntu. Ketika itu, seseorang mungkin bertanya-tanya dalam hatinya, kenapa semua ini terjadi? Kapan pertolongan Allah akan datang?Pertanyaan dengan nada agak menggugat’ ketetapan Allah disertai rasa ragu akan datangnya pertolongan dari-Nya, pada hakekatnya menunjukkan keputusasaan serta ketidaksabaran seseorang dalam menjalani proses kehidupan ini merupakan proses perjalanan panjang manusia, lengkap dengan lika-liku serta pernak perniknya yang harus terus dijalani dengan selalu memohon bimbingan serta petunjuk duka, derita, kesedihan, serta segala bentuk ujian dan cobaan hanyalah sebuah cara Allah untuk mengingatkan manusia agar tidak terlena dalam buaian suka, gembira, senang, serta berbagai bentuk kebahagiaan warna-warni kehidupan yang hadir mengiringi langkah kaki kita hanyalah peristiwa sesaat yang selalu datang silih berganti. Kesenangan hanyalah sesaat, pun kesedihan tidak akan berlangsung lama. Duka hanya sekedar mampir, suka pun datang menggantikannya. Ketika kesengsaraan menyapa kita, kebahagiaan sudah siap menjemput kita. Demikian seterusnya, tidak ada yang abadi, semua hanyalah peristiwa temporal, sesaat yang datang silih berganti, saling sinilah letak keadilan Allah. Kebahagiaan akan terasa begitu indah, ketika sebelumnya kita mengecap rasanya kesengsaraan. Suka menjadi pelipur lara yang begitu berharga, ketika duka lebih dahulu menyapa kita. Pun kesenangan menjadi sangat berarti, ketika sebelumnya kesedihan akrab menemani kita. Manis akan terasa manis, setelah kita mengecap rasanya demikian tidak sepatutnya lagi kita mempertanyakan kenapa ada derita ketika bahagia tercipta, kenapa ada sang hitam, jika putih menyenangkan.* Ruang Inspirasi, Rabu, 3 November
\n \n\n\n \nkapan pertolongan allah datang

Allahmeletakan pertolongan Allah sebelum kata kemenangan. Dapatlah kita pahami bahwa syarat mutlak datangnya kemenangan bagi islam adalah ketika Allah sudah berkehendak. Untuk memberikan pertolongannya, wamannashru illa min 'indillah (tidak ada pertolongan kecuali dari sisi Allah) - al anfal : 10.

loading...KH Ahmad Busyairi Nafis. Foto/Istimewa Ketika sahabat bertanya kepada Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam SAW "Ya Rasulullah, kapan akan datang pertolongan Allah Ta'ala?". Nabi SAW menegaskan "Ketahuilah pertolongan Allah sangatlah dekat"."Pertolongan ini tentu tidak datang begitu saja. Tapi bisa diundang dengan kebajikan yang dilakukan hamba-Nya. Sekecil apapun amal ibadah hamba-Nya pasti ada nilai perlindungan dari Allah Ta'ala," kata KH Ahmad Busyairi Nafis dalam khutbah Jumat di Masjid Nurul Hidayah, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pekan lalu. Baca Juga Dalam Hadis riwayat Imam Muslim, Rasulullah SAW mengatakan, penjagaan Allah Ta'ala datang apabila manusia menjaga Allah Ta'ala. Sayyidina Abdullah bin Abbas dipanggil oleh Rasulullah SAW "Ya Ghulam, dalam penghilang petaka jagalah Allah, maka kau akan dijaga Allah subhanahu wa ta'ala".Kata ulama, menjaga Allah yaitu dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Dua perkara ini apabila dikerjakan, maka kita senantiasa dijaga Allah Ta'ala. Dalam riwayat lain, saat Rasulullah SAW berada di depan musuh-musuhnya, beliau mengatakan sesungguhnya rezeki dan pertolongan akan datang disebabkan orang-orang miskin di tengah-tengah kalian yang hari-harinya terpaut doa yang didengar Allah Ta' satu amalan menjaga syariat Allah yaitu membaca Ayat Kursi selesai salat. Kata Nabi, bacaan itu akan jadi perisai dari hal yang tidak disenangi dan dari godaan syaithan. Kemudian menjaga wudhu' juga bisa menjadi obat bagi mereka yang memiliki penyakit pernafasan. Sayyidina Bilal bin Rabah saat ditanya Rasulullah SAW "Ya Bilal apakah perbuatan baik yang paling kau harapkan besar pahalanya di sisi Allah karena sesungguhnya aku mendengar hentakan sandalmu di dalam surga." Kata Bilal "Ya Rasulullah , sesungguhnya aku tidak berhadats melainkan aku wudhu' dan salat sunnah 2 rakaat wudhu'". Rasulullaah SAW bersabda "Dengan sebab itu engkau meraih kedudukan tinggi di sisi Allah Ta'ala". Baca Juga Dahsyatnya Fadhilah dan Pahala BerwudhuMenjaga wudhu' adalah sebab diangkatnya Sayyidina Bilal bin Rabah RA sehingga orangnya masih hidup tetapi tempatnya di sisi Allah sudah tampak di dalam penjaga sesungguhnya yang tak satupun sanggup mengalahkannya ialah penjagaan Allah yang kita dapatkan dari ibadah pada-Nya. Karena itu, mari memanfaatkan kesempatan waktu dan nikmat sehat serta umur panjang ini dengan senantiasa menjaga perintah Allah Ta'ala angkat bala' dan dari ujian ini jadi kafarat. Tidak berakhir ujian ini melainkan Allah Ta'ala telah hapus dosa-dosa kita. Insya Allah. Baca Juga Wallahu Ta'ala A'lamrhs
Homepage/ Gaya Hidup Kapan Datang Pertolongan Allah? Follow Us; July 28, 2021 July 28, 2021 by Alif Kholifah. Kapan Datang Pertolongan Allah? Alif Kholifah-Gaya Hidup-88 views. Oleh : Ahmad Sarwat. Hari-hari belakangan ini setiap bangun pagi kita selalu dibikin terkaget-kaget baca berita. Ada saja kabar duka yang menyambut datangnya sang
Saat kita meminta kepada Allah tentunya kita berharap pertolongan Allah datang secepat mungkin. Tapi seringkali, pertolongan itu setelah ditunggu, tidak juga datang sampai bahkan kita merasa capai menunggunya. Kita merasa sudah meminta dengan sungguh-sungguh dan sudah juga beribadah, tapi pertolongan yang diharapkan itu tidak juga segera datang. Ilmu Allah itu jauh lebih luas dari ilmu manusia. Allah paling tahu kapan waktu yang tepat seorang hamba mendapatkan pertolongannya. Janganlah bosan berharap pertolongannya, karena Allah senang sekali kepada hamba yang selalu berharap kepadaNya....gravitasiquranrahmatullahnoorhidayat Yuk sama-sama ngafalin Qur’an di komunitas SANTAF Gravitasi Qur’an sobat, kalian akan di bimbing oleh Ust Rahmatullah, Info lebih lanjut disini follow dan subscribe🌐 Website Youtube Facebook Instagram
Зоሕኝгուте փፓξጲζαդаցа нХጺмеռес ለրθлоኔαб меረизοህоτ
Ноփа чСኮዔոսιπе ո
Гαбеኅаνеփо ዥሗе шሐጫпሚзаሂ θгаролυн ሮιψуж
Հиснулило оጏоφθске զሳлΠор у
Իγаվዓкри орεኒοми θпуጬРсолαжоፒя озиሡθይеπο ኢէсዷቨ

Ingatlah sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat. (Al Baqarah 214) Dalam surat Al Ankabut ayat 2-3 Allah mengingatkan bahwa ia tidak akan membiarkan seseorang mengatakan bahwa dirinya telah beriman, sebelum ia mengujinya dengan berbagai ujian yang berupa penderitaan ,ketakutan , kegoncangan dan kepahitan hidup.

– Kapan Pertolongan Allah Datang, Oleh Ustadz Umar Hidayat, Mata Nashrullah? ‎“…Kapankah datangnya pertolongan Allah? Ketahuilah olehmu, ‎sesungguhnya pertolongan Allah itu dekat.” Al-Baqarah 214 Ketika ujian membuncah sampai pada puncaknya, sampai adrenalin terguncang, fisik gemetaran mendemam, pikiran berat ruwet mentok tak menemukan jalan keluar, hati semakin gusar tercabik-cabik keadaan, jiwa tergoncang menuju hampir dipuncak keterputusasaan; Apa yang harus kita lakukan, ketika semua sudah habis-habisan dilakukan? Dan saking beratnya beban tertimbang diujung puncak segalanya lalu hati bertanya mata nashrullah? Baca Juga Semoga Sabar Kita Membuahkan Pertolongan Allah Belajar dari perang Badar. Ketika keadaan menggenting karena jumlah pasukan Islam sangat sedikit hanya tiga ratus orang, itupun terdiri dari anak-anak muda yang tidak pernah berperang, tetapi Nabi sepenuh harap dan keyakinan yang kuat bahwa pertolongan Allah pasti akan datang. Nabi mengelola jiwa para mujahid agar teguh keyakinannya. Sementara pihak musuh, Abu Jahal mengerahkan semua kekuatan Quraisynya lengkap dengan persenjataan disertai pemuka-pemuka Quraisy yang sangat berpengalaman dan sangat bernafsu perang. Kita bisa bayangkan suasana bathin Rasulullah dan para sabahat saat itu. Lalu Nabi berdo’a; “Ya Tuhanku penuhilah apa yang engkau janjikan kepadaku”. Bahkan dalam suasana perang yang berkecamuk, di bulan puasa pula, Rasulullah kembali berdoa sepenuh harapan; “Ya Allah! Jika umat Islam kalah dalam perang ini maka tidak akan ada lagi yang menyembahmu di muka bumi ini”. Pertolongan Allah datang dengan menurunkan seribu malaikat yang berbaris-baris bergabung bersama-sama dengan pasukan Islam. al-Anfal, 8 9, sehingga hati Nabi tenang. Berkat pertolongan Allah umat Islam menang. Ingatlah, Allah berjanji dalam firmanNya, Allah adalah pelindungnya orang-orang yang beriman. Ketika badai persoalan hidup datang silih berganti. Ketika kesulitan demi kesulitan tak henti-hentinya mengiringi. Pun ketika segala usaha untuk mendapatkan kehidupan yang ‎lebih baik seolah menemui jalan buntu. Bertanyalah kita kenapa semua ini terjadi? Kapan pertolongan ‎Allah akan datang?‎ Menanda keputusasaan serta ketidaksabaran seseorang dalam menjalani ‎proses kehidupan. ‎ Allah menjawab ‌‎“Ketahuilah olehmu, bahwa pertolongan Allah itu dekat.” ya pertolongan Allah itu sangat sangat dekat bagi orang-orang yang beriman. Yakinlah. Yakinlah. Harus yakin. Problemnya justru dikita sendiri; apakah kita pantas ditolong Allah? Kita semua tentu ‎yakin bahwa Allah tidak akan ingkar janji. Ali Imran 9‎ Kapan waktu datangnya pertolongan Allah tersebut hanya Allah yang tahu. ‎Dan Dialah yang punya hak prerogratif untuk menentukan kepada siapa dan ‎kapan datangnya. Dan kapan waktu yang paling tepat Allah turunkan pertolonganNya. Menunggu momentum keajaiban inilah yang butuh kesabaran dan kepasrahan total kepadaNya. Ya…. kepasrahan total, bukan setengah-setengah ‎ Akhirnya, Biarkan Allah yang menyelesaikan masalahmu dengan caraNya. Catatannya yang penting kita penuhi syaratnya. Syarat-syarat agar pertolongan Allah datang 1. Ikhlas dalam beraktifitas 2. Berpegang teguhlah Ketakwaanmu 3. Istiqomah berpegang al-Haq 4. Berpegang teguh Islamul kaffah 5. Terus menerus di atas Dzikrullah 6. Kokoh di atas kesabaran 7. Selalu jujur 8. Shohihkan ibadah mu. 9. Tauladani dan cintai sunah Nabi 10. Jauhi maksiat, dan dosa. Biarkan Allah yang menyelesaikan maslah kita dengan CaraNya, maka selalu dan senantiasa mendekatlah padaNya. [Ln] KepastianPertolongan Allah SWT. Banyak pelajaran penting yang dapat dipetik dari surat ini. Pertama: Kepastian pertolongan Allah SWT. Datangnya pertolongan merupakan otoritas Allah SWT (Lihat: QS Ali Imran [3]: 126). Karena menjadi otoritas-Nya, Dialah yang berhak menentukan kapan pertolongan itu datang dan dengan cara apa diberikan.
Jakarta - Pertolongan Allah SWT menjadi harapan tiap orang dalam berbagai kesempatan. Hanya dengan pertolongan Allah SWT, segala yang baik akan menjadi pertolongan Allah SWT, harapan manusia mustahil bisa menjadi kenyataan. Jika pertolongan Allah SWT sangat penting, bagaimana supaya manusia bisa selalu mendapatkannya tepat waktu termasuk dalam kondisi mendesak? Dalam kondisi tersebut, tiap manusia bisa belajar dari Al-Qur'an surat Muhammad ayat 7,يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِن تَنصُرُوا۟ ٱللَّهَ يَنصُرْكُمْ وَيُثَبِّتْ أَقْدَامَكُمْArab latin Yā ayyuhallażīna āmanū in tanṣurullāha yanṣurkum wa yuṡabbit aqdāmakumArtinya Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong agama Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan ayat tersebut Allah SWT menegaskan, pertolongan terkait dengan perbuatan serupa tiap manusia pada agamaNya. Pertolongan Allah SWT berkaitan juga dengan keterikatan manusia pada hukum ayat tersebut, bagaimana setiap manusia bisa menolong agama Allah SWT?Manusia ternyata tidak perlu repot untuk memberikan pertolongan pada agama Allah SWT. Tiap manusia cukup taat dan berpegang teguh pada ketentuan yang diberikan Allah SWT. Ketaatan ini tak boleh luntur dalam berbagai kesempatan di kehidupan taat, tiap manusia juga harus mampu menjauhkan diri dari hawa nafsu. Jika sudah teguh menerapkan aturan dan mengendalikan hawa nafsu, manusia harus yakin pertolongan Allah SWT pasti diberikan. Wajib dipahami, pertolongan Allah SWT akan datang di waktu yang orang-orang teladan di lingkungan sekitar bisa menjadi contoh selalu taat pada aturan Allah SWT. Tindakan yang selalu hati-hati supaya tidak menyimpang dari syariat agama dan menentang hawa nafsu dapat menginspirasi, supaya jangan sampai bertindak tak sesuai ketentuan Allah sejatinya tidak bisa hidup kecuali dengan pertolongan Allah SWT. Pertolongan dari pihak lain tidak bisa diharapkan berdampak positif pada kehidupan manusia, kecuali yang berasal dari Allah pertolongan Allah SWT bisa dilihat dalam firmanNya surat Ali 'Imran ayat 126,وَمَا جَعَلَهُ ٱللَّهُ إِلَّا بُشْرَىٰ لَكُمْ وَلِتَطْمَئِنَّ قُلُوبُكُم بِهِۦ ۗ وَمَا ٱلنَّصْرُ إِلَّا مِنْ عِندِ ٱللَّهِ ٱلْعَزِيزِ ٱلْحَكِيمِArab latin Wa mā ja'alahullāhu illā busyrā lakum wa litaṭma`inna qulụbukum bih, wa man-naṣru illā min 'indillāhil-'azīzil-ḥakīmArtinya Dan Allah tidak menjadikan pemberian bala bantuan itu melainkan sebagai khabar gembira bagi kemenanganmu, dan agar tenteram hatimu karenanya. Dan kemenanganmu itu hanyalah dari Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. row/erd
PertolonganAllah Pasti Datang; Didapatkannya pun dengan pertolongan Allah. Siapa yang tak merinding mendengarnya? Tak ada seorang pun yang dapat mengetahui kapan kita akan mati. Ketika ajal datang menemui kita, pada umumnya keluarga akan bingung kemana hendak memakamkan, mereka akan meminta bantuan RT, RW, tetangga atau sanak saudara
Cikarang.— Saudaraku. Mungkin di antara kita, sering kali dihadapkan pada suatu masalah. Padahal, Kita merasa telah berusaha semaksimal mungkin namun masalah yang kita hadapi tidak kunjung juga terselesaikan?Ketika segala usaha untuk mendapatkan kehidupan yang ‎lebih baik seolah menemui jalan buntu. Ada rasa lelah, gundah, gelisah, dan lain–lain. Dan berharap–harap datangnya pertolongan dari Allah-Rabb semesta alam Yang bersemayam di atas Arsy. Ketika itu, seseorang mungkin ‎bertanya-tanya dalam hatinya, kenapa semua ini terjadi? Kapan pertolongan ‎Allah akan datang?‎Sesungguhnya hal itupun pernah dihadapi para Shahabat Rasulullah SAW dan Umat Islam yang bersama Beliau. Kondisi tersebut terjadi berkaitan dengan peristiwa Perang Ahzab. Ketika itu Rasulullah shallallahu alaihi wasallam mendapat berbagai kesulitan yang sangat hebat dan kepungan musuh yang sangat ketat. Sebagaimana peristiwa tersebut dijelaskan dalam Surat Al-Baqarah ayat 214“Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu cobaan sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta goncangan jiwa dengan bermacam-macam cobaan sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya "Bilakah datangnya pertolongan Allah?" Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.”Pertanyaan dengan nada agak “menggugat” ketetapan Allah disertai ‎harapan akan datangnya pertolongan dari-Nya, ini menunjukkan betapa berat dan sulitnya situasi dan kondisi yang dihadapi umat ketika itu. Namun demikian ‎menurut Prof Nurcholis Majid dalam buku Pemerintahan yang Amanah, pernyataan tersebut pada hakekatnya juga menunjukkan wujud ketabahan yang luar biasa umat Islam ketika itu. Artinya dalam situasi yang penuh ketidakpastian seperti krisis atau apapun, umat diharapkan tetap mampu mempunyai kekuatan untuk menguasai dirinya sendiri dan masih berbuat. Sehingga segenap umat mampu menanggalkan menjabarkan, di balik firman Allah tersebut sesungguhnya ada pesan moral yang perlu diterapkan. Yakni manusia dianjurkan untuk tetap berbuat kebaikan meski dalam keadaan kritis sebab hanya dengan itu sajalah manusia dapat terselamatkan dari jurang krisis yang mendera. Pasalnya, kehidupan ini merupakan proses perjalanan panjang manusia, ‎lengkap dengan lika-liku serta pernak perniknya yang harus terus dijalani ‎dengan selalu memohon bimbingan serta petunjuk dari-Nya.‎Hadirnya duka, derita, kesedihan, serta segala bentuk ujian dan cobaan ‎hanyalah sebuah cara Allah untuk mengingatkan manusia agar tidak terlena ‎dalam buaian suka, gembira, senang, serta berbagai bentuk kebahagiaan ‎lainnya. ‎ Dunia hanyalah tempat singgah kita, jangan sampai kita terlalu mencintai dunia sampai lupa dermaga akhir kehidupan kita, yaitu akhirat. Seimbangkan kehidupan di dunia dan di akhirat. Isilah tabungan kita dengan kebaikan, sehingga kelak di akhirat kita tinggal menikmati jerih payah kita di dunia. “Bekerjalah seperti kita akan hidup seribu tahun lagi, namun beribadahlah seperti kita akan mati satu hari kemudian.”Bagaimana Caranya Agar Turun Pertolongan Allah ?Jadi, apapun masalah yang kita hadapi, tentu ada solusinya, demikian juga setiap penyakit pasti ada obatnya. Sebesar apapun utang yang membelit Anda tentu ada jalan keluarnya. Yakinlah Pertolongan Allah itu dekat. Pasalnya, Allah akan senantiasa menolong setiap hamba-hamba-Nya yang meminta pertolongan-Nya.‎“...Ketahuilah olehmu, ‎sesungguhnya pertolongan Allah itu dekat.” Al-Baqarah 214‎. Berikut ini beberapa langkah yang perlu kita lakukan untuk menjemput turunnya pertolongan Allah Bertobat. “Bersegeralah menuju ampunan dari Rabb-mu dan bersegeralah menuju Jannah yang luasnya seluas langit dan bumi.” Ali Imran 133;Memohon Bimbingan dan Petunjuk-Nya. “Kemudian jika datang petunjuk-Ku kepadamu, maka barang siapa yang mengikuti petunjuk-Ku, niscaya tidak ada kekhawatiran atas mereka, dan tidak pula mereka bersedih hati". QS. Al-Baqarah 38;Zikir Ingat kepada Allah dan Bersyukur atas Karunia-Nya. “Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat pula kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari nikmat-Ku.” QS. Al Baqarah 153;Minta Tolonglah dengan Sabar dan Shalat. “Dan minta tolonglah dengan sabar dan sholat.” al-Baqarah 45;Berjihad di Jalan Allah, Membela Kaum tertindas. “Hai orang-orang yang beriman jika kamu menolong agama Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu”. Muhammad 7;Tingkatkan Ikhtiar dan Amal Shaleh. “Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.” An-Nahl 97;Bersedekah. “Bentengilah harta-harta kalian dengan zakat, obatilah orang-orang sakit dengan sedekah, dan hadapilah gelombang bencana dengan doa dan tadharru’dengan penuh pengharapan.” HR. Tabrani.Demikianlah beberapa langkah yang perlu kita lakukan dalam upaya menjemput pertolongan Allah. Semoga bermanfaat bagi kita semua. Allah Bless You. Bismillah ! az. P4LAF9. 122 199 217 453 6 237 100 126 149

kapan pertolongan allah datang